Search

Kasus Keracunan Nasi Besek Dibawa ke Polisi - Lampost

Kasus Keracunan Nasi Besek Dibawa ke Polisi
Asminah (51) warga Dusun Sukarandeg, Desa Kualasekampung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat menunjukkan nasi besek yang diterima dari orang tal dikenal. Lampost.co/Armansyah

KALIANDA (Lampost.co): Kasus keracunan yang dialami Sutomo (35) dan Yoga (8) warga Dusun Sukarandeg, Desa Kualasekampung Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, dilaporkan ke polisi setempat. Pasalnya, keracunan itu berawal dari mengkonsumsi nasi besek dari orang tak dikenal.

Kepala Desa Kualasekampung, Budi Warkoyo mengaku peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Sragi untuk dilakukan penyelidikan terhadap adanya faktor kesengajaan atau tidak. Sebab, penelusuran atas nama Eka warga Desa Sukapura yang baru saja usai hajatan tidak ada.

"Tadi anggota Polsek Sragi sudah turun langsung menemui korban dan saksi. Bahkan, korban sudah dianjurkan untuk segera melapor secara resmi. Ini belum tahu apakah ada faktor kesengajaan atau tidak. Soalnya, di Desa Sukapura itu tidak ada yang pesta hajatan atas nama Eka," kata dia, Rabu, 30 Oktober 2019.

Sementara itu, Kapolsek Sragi Iptu Lukman mengaku pihaknya sudah mendatangi korban dan meminta para korban untuk dapat melapor secara resmi. Sebab, pihaknya akan menelusuri indikasinya seperti apa.

"Kami kumpulkan dulu keterangan dari korban dan saksi. Sejauh ini belum bisa dipastikan faktor sengaja atau tidak. Karena indikasinya seperti apa. Kemudian, sisa nasi besek yang belum dimakan itu akan kami uji laboratorium dulu," kata dia.

Dua warga Dusun Sukarandeg, Desa Kualasekampung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, terpaksa dilarikan ke rumah sakit Bob Bazar Kalianda, Selasa 29 Oktober 2019 malam. Mereka diduga alami keracunan setelah makan nasi besek dari orang tak dikenal.

Kedua warga itu adalah Sutomo (35) dan Yoga (8) yang merupakan bapak dan anak yang menjadi korban keracunan. Beruntung keduanya dapat ditolong dan kini kembali pulih.

Menurut keterangan Asminah (51) salah satu saksi mata, peristiwa itu bermula ketika dirinya menerima bungkusan nasi besek dari dua orang yang tak dikenal. Dimana, nasi dengan sayur ayam bakar itu berasal dari Eka warga Desa Sukapura yang baru saja usai hajatan.

"Ada dua orang laki-laki yang datang kerumah bawa nasi besek. Katanya mereka disuruh nganterin nasi dari rumah Pak Eka habis hajatan. Nasi itu untuk pak Miswan suami saya dan pak Sutomo. Tanpa curiga, nasi itu saya kasihkan kerumah Pak Sutomo," kata dia, Rabu, 30 Oktober 2019.

Asminah mengaku dirinya tidak mengenali kedua orang itu yang mengenakan helm, jaket dan masker. Bahkan, ia tidak menaruh curiga lantaran kedua orang itu membawa selembaran kertas yang ada nama Miswan dan Sutomo.

"Mereka sengaja membawa nama Suami saya dan Pak Sutomo. Tapi, pas mereka pergi dan di besek nasi enggak ada kartu pengirim. Ya, karena saya enggak curiga, saya kasihkan saja ke Pak Sutomo," kata dia.

Setiaji Bintang Pamungkas

Let's block ads! (Why?)



"nasi" - Google Berita
October 30, 2019 at 07:20PM
https://ift.tt/36ne3au

Kasus Keracunan Nasi Besek Dibawa ke Polisi - Lampost
"nasi" - Google Berita
https://ift.tt/2IdrjUu

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Kasus Keracunan Nasi Besek Dibawa ke Polisi - Lampost"

Post a Comment

Powered by Blogger.